Laman

Welcome!

Kasih Ibu Sepanjang masa, kasih anak sepanjang galah

Pagi masih sunyi senyap. Sinar matahari pun belum menerangi jagad raya. Lampu-lampu rumah mulai meredup, bertanda pagi mulai merayap. Seperti biasa pagi itu ibuku sudah terbangun lebih awal dari kami untuk menyiapkan segala kebutuhan kami. Mulai dari beres-beres rumah, menyiapkan sarapan, cuci piring, dan membangunkan kami untuk segera menunaikan kewajiban yang lima waktu. Ibu memang wanita luar biasa. Beliau selalu mengerjakan rutinitas itu setiap harinya tanpa ada perasaan ngeluh sedikitpun.  “Maafkan aku ibu bila selama ini slalu merepotkanmu dan maafkan aku bila ada perkataanku yang menyakitkanmu. Aku sayang ibu. Do’akan aku ibu agar slalu menjadi anak yang slalu berbakti padamu.” $_$

Pepatah bahwa kasih sepanjang masa memang pantas disematkan kepada kaum ibu. Sudah berbaktikah Anda pada orang tua? Sering kita tidak menyadari betapa besar jasa ibu kepada kita. Berapa banyak sudah tenaga, waktu dan pikirannya tercurah guna mendidik kita. Ibu telah bertaruh nyawa dan darah agar kita dapat terlahir ke dunia dengan selamat dan sehat. Ibu telah berjuang dengan hebat agar kita menjadi anak yang baik dan berguna.

Kasih Ibu Sepanjang masa, kasih anak sepanjang galah. Masih ingatkah anda dengan petuah bijak tersebut?. Jika kita flashback ke belakang dan mengingat-ingat kembali masa kanak-kanak kita dulu tentu kita akan bisa meresapi makna dari petuah bijak tersebut. Dan, masih ingatkah Anda ketika kita masih kanak-kanak. Ketika itu kita suka menulis sebuah catatan kecil dalam selembar kertas yang berisi.

ONGKOS UPAH MEMBANTU IBU PERHARI
- MEMBANTU PERGI KE WARUNG RP. 1000,-
- MENGASUH ADIK KETIKA IBU LAGI BERES-BERES RUMAH RP. 3000,-
- MEMBUANG SAMPAH RP. 2000,-
- MEMBERESKAN TEMPAT TIDUR RP. 1000,-
- MENYIRAM BUNGA RP. 1500,-
- MENYAPU HALAMAN RP. 1500,-
JUMLAH RP. 10.000,- / hari

Lalu kita memberikannya pada ibu kita untuk membacanya. Selesai membaca Ibu tersenyum sambil menatap wajah kita yang masih polos kala itu. Lalu si Ibu pun mengambil pena dan menuliskan kembali sesuatu di balik kertas yang sama yang berisi.

- ONGKOS MENGANDUNG SELAMA SEMBILAN BULAN GRATIS
- ONGKOS TIDAK TIDUR SEMALAMAN KARENA MENJAGA GRATIS
- ONGKOS AIR MATA YANG MENETES KARENAMU GRATIS
- ONGKOS KHAWATIR KARENA SELALU MEMIKIRKAN KEADAANMU GRATIS
- ONGKOS MENYEDIAKAN MAKAN, MINUM, PAKAIAN DAN KEPERLUAN GRATIS
JUMLAH KESELURUHAN NILAI KASIHKU GRATIS.

Kasih seorang anak kadang masih berharap pamrih, berbeda jauh dengan sayangnya seorang ibu yang terbawa sampai mati. Kita kadang bisa berbuat baik kepada orang lain. Tapi, kepada ibu, kita terkadang alpa untuk mencurahkan perhatian atau sekadar memujinya.

Ibu adalah ibarat matahari pagi yang memberikan kehangatan dalam keluarga kecil yang bahagia. Sinarnya memberikan energi pada diri kita dalam menapaki hidup. Cintanya yang dalam kepada kita sudah ditanamkan sejak kita masih berada di dalam perutnya.

Kita yang sekarang sudah menjadi pembicara hebat, coba tanya siapa yang pertama kali mengajari kita bicara. Presiden Obama sekali pun takkan bisa jadi orang nomor satu di dunia tanpa arti hadirnya seorang ibu. Sudahkan Anda berbakti pada Ibumu hari ini? Untuk menyambut Hari Ibu, mari kita berbakti pada Ibu kita mulai sekarang dan seterusnya agar Ibu kita senantiasa merasa bangga, bahagia dan selalu tersenyum tentunya. Selama kita mampu sudah sepatutnya lah kita membahagiakannya, mencurahkan kasih sayang kepadanya, dan yang pasti kita harus slalu menghormatinya.

”Kasih ibu kepada beta, tak terhingga sepanjang masa. Hanya memberi, tak harap kembali. Bagai sang surya menyinari dunia.”

Terima kasih ibu atas segala apa yang pernah kau berikan padaku, atas segala jerih payahmu dalam mendidikku. Maafkan aku bila selama ini masih belum bisa melakukan banyak hal untuk membalas semua segala kebaikkan dan jasa-jasamu.

Selamat Hari Ibu untukmu Ibu!!!
22 Desember 2010


0 komentar:

Poskan Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini